Showing posts with label connection. Show all posts
Showing posts with label connection. Show all posts

Monday, March 22, 2010

[almost_fiction] that we do exist

If we do exist
You will feel me
And come to me now
You will not let me loose this belief again
Or make it more feeble
And i will make you stronger as well
Because we unite
We resonance, again
We surender
And we just love
Teach everyone that it’s far from wishful thinking
That God send us to do this mission
And win this mission
I love you dearest
For keeping me belief
even if we have never technically be given the chance to show it to the world
That we win it even before we realize it

18 Maret 2010 22:52 rumah

Wednesday, November 18, 2009

[almost fiction] Tanjung Tinggi

Silahkan ambil ruang itu
Tempat yang kalian sebut dermaga
Atau pantai di utara Jakarta
Dimana semesta kita semua bertubrukan

Tuhan pun telah menggariskan ku menemukan tempat ini
Ketenangan, keluasan, kebersahajaan dan keramahan ini
Bahwa disini ku turut bisa berlabuh
Mencintai kembali pertemuan tanah dan air yang selalu mega

Tanjung Tinggi menjadi bagian dari semesta mulai pagi ini
Mengisi ruang yang berantakan
Mengganti sesak menjadi lapang
Warna, bunyi, harum yang mendamaikan



18 Oktober 2009
Tanjung Tinggi, Belitung

Monday, November 16, 2009

[almost fiction] dari november ke november

ingin bermain layang-layang
supaya bisa menikmati angin dan matahari

ingin bermain sepeda
supaya bisa menikmati peluh dan cakrawala

ingin bermain di taman
supaya bisa menikmati harum dan embun

sudah dua kali november sering seperti ini

Monday, August 17, 2009

Skripsi: KATA PENGANTAR

Since i may not reach all people who have been very generous in helping to realize my thesis.. i am posting the preface of my thesis in order to reach these kind and very supportive people and express my deepest thank you... May God presents you with blessings in every step and decision you all take.. :)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan rasa syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala daya dan kekuatan yang telah diberikanNya kepada penulis karena hanya dengan daya dan kekuatan tersebutlah skripsi ini dapat lahir. Rasa syukur juga saya panjatkan atas setiap berkah, kemudahan serta cobaan yang telah Allah SWT dengan penuh kasih sayang berikan kepada penulis selama proses penyusunan skripsi ini. Salawat serta salam juga penulis haturkan kepada Kekasih Allah, Nabi Muhammad SAW, yang perjuangannya bersama keluarga serta sahabat beliau selalu memberikan inspirasi, kekuatan serta keikhlasan lahir dan batin kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
Penulis sangat menyadari bahwa skripsi ini tidaklah sempurna. Oleh karena itu, penulis sangat berterimakasih atas kritik serta saran yang diberikan kepada penulis dalam penyelesaian maupun setelah skripsi ini berhasil diajukan dalam sidang skripsi. Penulis berharap agar skripsi ini dapat menjadi kontribusi pertama penulis dalam dunia akademik Indonesia dan insya Allah dapat mengawali kontribusi dan sumbangan lebih besar dan banyak lagi pada Indonesia dan dunia.
Dalam proses pembuatan dan sidang skripsi ini, penulis menerima banyak sekali bantuan, support serta kekuatan lahir dan batin. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis bermaksud untuk menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada:
1. Bapak Dr. M. Chatib Basri selaku pembimbing skripsi yang ditengah kesibukan dan tugas-tugas negara yang beliau jalankan tetap meluangkan waktu, tenaga, pikiran serta perhatian kepada penulis. Beliau bukan hanya telah membantu dalam membuka cakrawala berpikir penulis dalam bidang ilmu ekonomi namun juga telah menstimulus rasa kritis serta analisa yang dalam dan objektif dalam melihat berbagai hal yang ada dalam kehidupan manusia sehari-hari dan kehidupan bermasyarakat.
2. Bapak Arianto Arif Patunru Ph. D dan Ibu Dewi Ratna Sjari, S.E., M.Si. selaku ketua penguji dan penguji dalam sidang skripsi dan sidang komprehensif yang telah meluangkan waktu untuk menguji penulis. Penulis juga sangat berterimakasih atas bimbingan dan arahan yang masih terus diberikan bahkan di saat sidang dilakukan. Selain itu, penulis sangat terharu atas segala masukan yang diberikan dan juga komplimen yang bahkan penulis tidak menyangka akan dapat menerima komplimen sebesar itu dari dua orang dosen terfavorit penulis selama kuliah di FEUI.
3. Papa, Dr. Ir. Mara Oloan Siregar MS.i, dan Mama, Ir. Ade Dermawan Nasution MM. yang sangat penulis cintai. Sepertinya rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya ini tidak akan sebanding dengan setiap doa yang telah dihaturkan. Penulis sangat menyadari bahwa doa mereka lah yang selama ini telah melindungi penulis serta memperlancar berkah yang Allah SWT telah siapkan. Papa dan Mama telah memberikan pengertian yang luas, dorongan dan kekuatan yang tiada henti serta cinta yang tak terhingga sehingga penulis bisa mencapai tangga kehidupan ini. Semoga skripsi serta kelulusan Kiki bisa memberikan kebahagiaan di hati Papa dan Mama serta dapat memercikkan tambahan rasa tenteram di jiwa Papa dan Mama.
4. My dearest sister, Aisyah Rahmarani S.H. yang telah menjadi saudara perempuan sekaligus sahabat terbaik. I thank God for our beautiful sisterhood. I keep being surprised that I still collect more and more treasures from our relationship and I thank you for that deeply. You have been an inspiration, strength and my rock through easy and difficult circumstances. I pray for all blessings surround us and I pray for all blessings, love, and happiness fulfill you surround and within. I love you sissy… :)

5. My dearest brother, Ibrahim Siregar. You are my greatest inspiration J. I look up to you on your perseverance, determination, and surrender. You are brilliant and enriched with such a beautiful heart. They are qualities that not all people are blessed with. I am sure that you can reach all your dreams. I pray for all strength, health, love and happiness to be with every step and every breath you take. I love you :)

6. Seluruh keluarga besar dari sisi Siregar: Ompung Menek, Uwak Panti dan keluarga, Uda Ali, Uda Ipin,, Nanguda Rina, Keluarga Alm. Uda Daulat, Keluarga Alm. Uda Maris, Bou Saleha dan kel., Bou Intan dan kel., Bou Sariani dan kel., Bou Anni dan kel., Amangboru-Amangboru, Abang-Abang, Kakak-Kakak, Amangboru Rahmat dan keluarga, Adik-adik semuanya atas doa yang telah dipanjatkan dan dukunganya.

7. Seluruh keluarga besar dari sisi Nasution; Uwak Lena dan kel., Uwak Bulan dan kel., Uwak Tanjungsari dan kel., Uwak Jani dan kel., Kak Irma dan Bang Fatah, Ibu Ijah dan kel., Keluarga Alm. Tulang Nazar, Keluarga Alm. Tulang Nilwan, Keluarga Tulang Rusli, Keluarga Tulang Rizal, Abang-abang, dan Kakak-kakak atas doa yang telah dipanjatkan serta support yang tak terhingga.

8. Familie Pielke: Mama Barbara, Werner, Gabriel und Jessica, Magnus und Katrin und die ganze Familie Pielke und Baumeister. Ich habe euch wirklich geliebt. Danke fuer alle Bete, alle Liebe, alle Umarmungen. Ich habe sehr grosse Glueck dass ich eure Tochter bin. Danke fuer immer da sein.. Danke fuer immer mich hoeren, Danke fuer immer an mich glauben. Ihr seid mein Kraft :)

9. Mbak Odah, Mbak Prapti, Bang Anggi dan Bang Angga yang juga telah memberikan doa, dukungan dan bantuan serta kesabaran yang luas dan besar dalam membantu penulis menyelesaikan berbagai tugas dan keperluan.

10. Rivana Mezaya, sahabat penulis. Terimakasih atas bertahun-tahun persahabatan yang telah dibangun. Keep inspiring the world, Mez... the world is a better world because of the positivity you always diffuse from your heart. Thank you for all support, strength, and caress you always give, and thank you for always being there.

11. Arseto Adiputro atas kerelaannya memperbolehkan saya menjadikan ARS Studio dan kamarnya untuk jadi escape saya. Terimakasih banyak atas obrolan di atas balkon dengan udara malam Jakarta yang selalu dapat membangunkan semangat dan inspirasi segar. I am so proud of you! Look how far we’ve grown from two bunches of junior high kids who think they can realize everything they want. Dwi Rahmat Irfan atas perhatian yang tanpa henti diberikan, atas dukungan paling konkrit yang selalu dapat diandalkan, dan atas kelapangan hatinya dalam membantu (khusus untuk Irfan, ucapan terimakasih ini secara khusus diberikan oleh Kiki dan Meza :p). Rauf Firdausi Prasodjo dan keluarga Imam Prasodjo dan Gita Prasodjo yang selalu memberikan perhatian dan dukungan. Dan terimakasih banyak kepada teman-teman Pengurus OSIS SMA 8 Jakarta angkatan 38 yang telah menemani untuk terus berkembang.

12. Ira Febrianty, “couple”.. Terimakasih untuk semua-muanyaaaaa.. Thank you for being there through the bright and dark times.

13. Sebastian Richter, my everlasting best friend. Jetzt habe ich nicht nur Hoffnung aber auch Erwartung dass wir fuer immer Freunde bleiben. Vielen Dank fuer alles.

14. Teman-teman IE: Rhita, Lola, Karina, Tio, Gita, Ir, Nasti, Dila, Itank dan Sahabat IE: Ihu, Nisa, Sandy, dll. atas semua kebahagiaan yang telah dibagi an pertemanan yang membangun dan tulus; Adis, Cici, Heidy, Maber, Rani, Mete, Hanri, Anggita, Raya, Ronal, Eko, Banyu, Emon, Qisha, Iman, dan semua IE angkatan 2005 yang sayangnya tidak bisa disebutkan di sini atas pertemanan yang genuine dan perjuangan bersama yang selalu berkurang lelahnya karena dibagi bersama; Arman, Isa, Taufik, Hage dan Leon atas ide-ide, cara berpikir, kritik yang telah dibagi. It has been great “competing” and GROWING with you :)

15. Keluarga besar Bina Antarbudaya yang telah memberikan pemahaman akan manusia, masyarakat dan dunia dengan cantik dan manis. Tanpa berada dalam keluarga ini saya yakin dunia saya akan kering. Terimakasih atas setiap pembelajaran, setiap dukungan, setiap semangat, setiap senyuman, dan setiap pelukan yang selalu hadir tepat pada waktunya. Terimakasih banyak untuk Kak Arma yang telah menggunakan network dan “pengaruh”nya agar adiknya yang satu ini bisa bagus skripsi dan masa depannya, hehe.. Untuk Kak Anggi yang selalu membantu saya melihat dengan lebih jelas, untuk Kak Ano yang selalu akan mengerti, untuk Mbak Diar yang selalu membangunkan di kala saya terlalu terlena dalam skeptisisme, Kak Heidy dan Kak Elok yang selalu akan mendengar, dan yang pasti untuk Ninit, Riska, Rassi, Titis, Nisa, Alex, Rauf, Adnan, Mia, Nana, Amel, Dila dan seluruh indoafs2004 yang tanpa henti memberikan tempat di hati mereka serta dalam ruang dan waktu mereka, yang selalu akan menerima dengan keluasan dan kebebasan, yang senantiasa memberikan semangat, yang terus mengatakan setiap hal dengan jujur, yang tak pernah tidak memberi dengan ikhlas dan tanpa pamrih. I LOVE YOU all J. Terimakasih banyak untuk Indi atas pertemanan yang jujur dan supportif. Terimakasih banyak untuk Amri, Pamung, Patrya, Muji, Mario, Kak Ari, Kak Mayang, Nisa, dan semua teman-teman relawan Bina Antarbudaya yang terus mencerahkan semesta saya.

16. Mudita Ekapramono, thank you for every ‘mudita’ you generously share… I feel richer because of those treasures you share.

17. Keluarga besar gligligmanagitchu T-shirt Print Studio: Om Mardio, terima kasih atas doa dan kesediaannya untuk selalu mau mendengar celotehan saya serta atas nasihatnya untuk selalu tabah dan kuat; Kak Dani dan Kak Dadan atas pengertiannya yang luas, kesabarannya, pembelajaran serta dukungannya yang selalu diberikan; Kak Andi atas pertemanan dan perhatiannya; Nung atas keceriaan yang selalu dihadirkan dan perhatian yang tulus.

18. Putri “Uti” Indahsari atas pertemanan “cute student and cheerful teacher” yang selalu menyenangkan. Terimakasih untuk selalu mau mendengar dan memberikan komentar-komentar segar dan jujur. Thank you for colouring my routine Uti. I hope we can stay friends or student-teacher or sisters for long time ahead. I hope that you can excel and succeed. Saya juga sangat berterimakasih kepada Keluarga Chairul Tanjung atas kepercayaan yang telah diberikan, pengertian dan dorongan yang besar serta penerimaan dalam keluarga yang menyenangkan.

19. Teman-teman Tim Sukses “1 Luar Biasa!!!” yang telah mendukung saya ketika mengajukan diri menjadi Ketua Senat Mahasiswa FEUI tahun 2008: Riska (Campaign Manager), Farid-Ilal-Niken-Rangga-Pamung-Ringga (Campaign Team), dan Gema-Ferry-Stoki-Mala-Putri-Gita-Rhita-Cici-Irfan-dan masih banyak lagi yang telah banyak berkorban dan dengan tulus bersama saya menghadirkan energi positif di dunia politik FEUI. Terimakasih banyak atas kepercayaan yang diberikan serta kesempatan untuk menafasi idealisme bersama-sama. Banyak sekali pelajaran yang saya petik dari pengalaman tersebut, saya harap teman-teman juga banyak mendapatkan berkah dari pembelajaran yang kita temui selama berjuang maupun setelah perjuangan harus kita lanjutkan sendiri-sendiri. Salut tertinggi saya selalu saya berikan kepada teman-teman semua !
20. Mbak Rini di Departemen IE yang selalu ringan tangan untuk membantu bahkan mendengar berbagai curhatan di waktu senggang; Mbak Nanin dan Mbak Endang yang telah memberikan bantuan tanpa henti sejak kuliah di mulai hingga lulus; Mbak Kiki, Mbak Metri, Mas Sukri, Mas Dawam, dan teman-teman di Departemen IE atas berbagai bantuan dan dukungan yang telah diberikan.

21. Mbak Yetty yang selalu penuh perhatian membantu saya, Lola dan Adis agar dapat lancar mengatur waktu untuk bimbingan. Terima-kasih banyak atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan. Tanpa bantuan dan perhatian Mbak Yetty tentu skripsi kami tidak akan berjalan semulus ini.

22. Bapak Dhaniel Ilyas dan Bapak Kiki Verico yang telah membantu dalam mencek pola berpikir dan analisa serta kevalidan hasil penelitian. Semoga pak Dhaniel dan pak Kiki dapat sukses dalam program pendidikan doktor yang akan ditempuh sehingga dapat terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia serta pembangunan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Terimakasih banyak juga untuk kak Gede atas bantuan yang telah diberikan.

23. Teman-teman dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dan semangat hingga saya dapat terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi II FEUI tahun 2009. Terimakasih untuk Akew (Muhammad Isa) atas inspirasi dan semangat yang selalu ditularkan dan dipercayakan. Karena seperti kutipan berikut bilang: Menjadi juara bukan berarti puncak dari perjalanan profesi kita, tetapi awal dari bagaimana memanfaatkan prestasi untuk membangun bumi dan komunitas kita.

24. Freunde in Johannes-Kepler Gymnasium Ibbenbüren: Lea Bendfeld, Kristin, Jojo, Daniel, Henrike, Inga, Stefan, Anne, usw. dass ich leider hier nicht alle nennen kann. Danke für alle Liebe. Danke für unser Freundschaft dass wir zwischen grosse Distanz noch bauen kann. Ihr habt mir viele schöne Erfahrungen gegeben damit ich immer noch behalte um mich die Kraft Differenz zu verstehen immer haben. Wir haben zusammen erfahren dass die Liebe wirklich universal ist. Habe euch ganz doll lieb :)

25. Teman-teman Bayer Young Environmental Envoy 2007 yang terus menularkan idealisme yang tulus serta semangat tak berbatas untuk melestarikan bumi.

26. Tulang Nasir dan tim Kirani Carwash; Harry, Dian dan Muji di Kirani Shop and Drive, serta Tim Indomaret Kirani atas pengertian yang sangat luas serta kesabaran dan dukungan yang tanpa batas.

27. Teman-teman SMA 8 Jakarta dan SLTP 115 Jakarta. Terimakasih telah mewarnai jiwa dan akal saya dengan manis dan bersahaja. Pengalaman, pertemanan dan semangat yang dulu kita nafasi bersama adalah kekuatan yang masih saya bawa hingga kini. Semoga di masa depan kita bisa bersama-sama berkontribusi bagi pembangunan Indonesia dan perwujudan dunia yang lebih baik.

Penulis juga menghaturkan terima kasih yang dalam kepada semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu disini. Semoga Allah SWT telah menyiapkan balasan yang indah bagi semua pihak dimana Allah SWT telah menitipkan dan lalu menyampaikan banyak berkah dalam penyusunan skripsi saya ini.

Akhir kata, penulis memohon ampunan kepada Allah SWT atas setiap khilaf dan lupa yang dilakukan baik sengaja maupun tidak sengaja. Penulis juga memohon perlindungan dari Allah SWT atas setiap akal, rasa, pikiran, kata dan perbuatan yang ditulis dan dilakukan dalam skripsi ini maupun dalam proses pembuatannya. Sesungguhnya hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui. Semoga skripsi ini dapat bermafaat bagi semua yang membacanya.

Jakarta, 10 Agustus 2009
Penulis

(Rizki Nauli Siregar)

Monday, April 27, 2009

27 april 2009

Jakarta, 27 April 2009
Hongkong Cafe, Thamrin
hujan
skripsi yang skripsweet
cancelled lunch
gorgeous shoes
fab outfit
calmity
jazzy ambience
masih hujan, adem
belum sholat zuhur
minum perfect match
back to the same seat as the first visit here
hujan...zzzzz....
adventurous mind
passionate spirit
love it
masih hujan di jakarta pusat
:)

Saturday, February 28, 2009

[almost fiction] cengkerama

pikir: hati... tenang...
rasa: iya.. terima kasih..
rasa: ayo bercerita.. biarkan aku terlena, agar terlelap lalu bangun dan menjejak. kamu mau kan ?
pikir: tentu saja sayang.. menangislah kalau kamu mau.. meringkuk juga tak apa.. aku akan bercerita bahwa semua akan baik-baik saja.. bahwa rasamu adalah rasa terindah, dan bahwa kamu mencinta dan dicinta..
rasa: [serasa mengecil dan memadat, lengkap]
pikir: tak apa..
rasa: iya tak apa..

Wednesday, December 24, 2008

[almost fiction] yang berulang

tidak perlu takut
dan merasa beda
karena ini hanya yang berulang
rasa yang menafasi sejarah manusia

karena dunia butuh ini semua untuk berulang

setiap penasaran
setiap senang
setiap kecewa
dan setiap luka

karena dunia butuh ini semua untuk berulang

mungkin ini ibadah bagi dunia padaNya
lewat yang berulang, Ia merengkuh hambaNya
sekaligus mengisi lega di hati hambaNya



cakewalk
22 Desember 2008
17:57

Monday, December 22, 2008

[almost fiction] tanda-tanda

Pukul 11:56 malam. Sekitar 4 menit lagi menuju pergantian hari.
Hari ini penuh dengan beragam tanda. Walau mereka berkonvergen dan membuat saya tak kuasa untuk kembali membaca. Membaca tanda adalah sesuatu yang sekarang tanpa berani bisa dilakukan lagi. Setelah masa meluruh itu. Bacaan mana lagi yang kuasa saya baca. Karena percaya dan yakin dengan alat membaca itu sudah luruh. Mungkin akan kembali berguna. Tapi waktu akan menemani pembelajarannya sebelum ia kembali meluncur di tengah semesta. Ups. Bahkan tak ada lagi definisi dan komposisi semesta. Semesta yang dulu meriah dan riuh. Lupa bahkan kalau punya semesta. Tapi tanpa semesta juga bukan berarti jelek. Karena tanpa semesta kita tak perlu punya limit. semua menjadi bagian dan juga tidak menjadi bagian.
Ok kita balik ke tanda. Tanda-tanda nya banyak. Sampai saya terhenyak. Dan tak bisa mengelak. Merasa tidak lagi signifikan, saya hanya bisa memandang mereka. Walau mereka minta diperhatikan, minta digubris.
Pada akhirnya, saya juga membaca siiih.. dan mengakui konvergensi tanda-tanda ini. Walau tetap tak berani mengamini adanya relevansi. Biar saja. Biar maknanya jadi intertemporal karena harus ditunggu biar muncul sendiri. Tanpa diundang. Seperti tanda-tanda hari ini.
Dan saya kembali hampir kosong. Ya kosong karena ini sisa masa meluruh kemarin. Ya hampir kosong karena sukma tak pernah akan padam.
Seperti Naipaul bilang, jadi kosong bukan berarti menjadi sedih. Menjadi kosong berarti berkontemplasi.
Dan untuk musim ini. Biarlah tetap hampir kosong. Karena sepertinya ini lebih baik daripada menjadi penuh.
Dan untuk sementara. Semesta akan tumbuh.



22 Desember 2008
00:09

Thursday, December 11, 2008

[almost fiction] pasang surut

berlanjut dan tidak pergi
seperti laut
yang terus pasang surut
tapi tidak pernah pergi

kadang bisa nikmat
sambil bawa derita
terus indah
dan terasa gundah

bisa juga lelah

tenang saja, karena semua tak akan membuatnya padam
akan terus hidup, berdetak, bermimpi dan lanjut menari
iringan lega bersama iman

Kamis 11 Desember 2008
Cakewalk, 16:34

Tuesday, October 28, 2008

[almost fiction] kembang api senin malam

hirup dalam dalam
angin laut bersama malam
agak dingin
sedikit lembap karena hujan sore tadi

dan kita tidak harus berhimpitan
tidak juga kasmaran
tapi lega
walau penasaran

lanjutkanlah bercerita, Sayang
menyingsing berlapis-lapis tabir
tentang duka, asa dan gembira

sambil mata bertaut mata
menemukan percaya disana

sepertinya malam dan laut turut merayakan
sepertinya semesta bahkan menggetarkan

malam itu senin malam yang biasa
penuh, riweh di utara Jakarta
namun mengapa kembang api berbinar terang di cakrawala ?
jika bukan karena syukur sukma dua taut yang meng-eka

-27 Oktober 2008
isya-

Saturday, October 25, 2008

[almost fiction] cakap batin

Ku lanjut bergetar
Hingga batin bercakap
Dua dalam satu
Fikir dan rasa menyatu

Cengkerama tentang asa
Tengkar tentang susah
Tak perlu kesimpulan
Riuh di dalam

Rindu akan itu
Hidup rindu itu

25 Oktober 2008
12:38

Saturday, September 13, 2008

resonance

i believe that everyone has his own frequency.
i believe that we all vibrate.
i believe that we do communicate through waves we create and that's the softest mean of communication of humankind.
i believe that these waves are like energy. They can't be destroyed, but they transform, through the universes that each of us has and that each of us interconnect with others.
i believe that these waves get their biggest amplituede with love or anger.
and i believe that when two have the same frequency, these two are soulmates.
i believe that soulmates strengthen each part of the soul with the resonance created by one part for the other, soulmates need each other.

Wednesday, September 3, 2008

soulmates

do you believe in soulmates ????????
do you believe that one may have more than one soulmate ?????

Sunday, May 18, 2008

how to understand these ?

i have never been able to understand the concept of breaking up.
i do not understand the concept of discarding a person or people from your circle of relationships.
i do understand the concept of transforming a kind of relationship to another.
but still i can't understand the concept of disconnecting connections and linkages we have to others...
man !!! why do other people can do it so easily ?
and why do other people even have the will to do such things ??

Saturday, May 17, 2008

Adieu B 8864 LF ....

one of some last shots with Krista...






it has been 149.864 kms ride..





and it has been one of Kiki's very-typical-Kiki stuffs...







and so long B 8864 LF... may you have a wonderful new driver who's gonna take care of you even better [hehhehe..]











anyway.. i did cry that day... hiks..hiks...

Wednesday, April 30, 2008

Book: The Alchemist by Paulo Coelho

how beautiful the Language of the World "the LOVE" can be....


At that moment, it seemed to him that time stood still, and the Soul of the World surged within him. When he looked into her dark eyes, and saw that her lips were poised between a laugh and a silence, he learned the most important part od language that all the world spoke—the language that everyone on earth was capable of understandingin their heart. It was love. Something older than humanity, more ancient than the desert. Something that exerted the same force whenever two pairs of eyes met, as had theirs here at the well. She smiled, and that was certainly an omen—the omen he had been awaiting, without even knowing he was, for all his life. The omen he had sought to find with his sheep and in his books, in the crystals and in the silence of the desert.
It was the pure Language of the World. It required no explanation, just as the universe needs none as it travels through endless time. What the boy felt at that moment was that he was in the presence of the only woman in his life, and that, with no need for words, she recognized the same thing. He was more certain of it than of anything in the world. He had been told by his parents and grandparents that he must fall in love and really know a person before becoming committed. But maybe people who felt that way had never learned the universal language. Because, when you know that language, it’s easy to understand that someone in the world awaits you, whether it’s in the middle of the desert or in some great city. And when two such people encounter each other, and their eyes met, the past and the future become unimportant. There is only that moment, and the incredible certainty that everything under the sun has been written by one hand only. It is the hand that evokes love, and creates a twin soul for every person in the world. Without such love, one’s dreams would have no meaning.
Maktub, thought the boy.
[p.92-93]

Thursday, April 17, 2008

omens....

i am reading "the Alchemist" of Paulo Coelho now..
it reminds me of how i used to think or actually i always think and decide but just don't realize how strong it actually is..
Omens.. i see them everyday.. i call them everyday.. sometimes i deny them as well..
but why i start to questioning my interpretations, those which i usually believe in..
my God.. please show me more omens....

Saturday, March 22, 2008

Film: : August Rush




Have you watched this movie ?
As a person who believes and acts based on connections between people, i shivered watching the movie which shows the strong connection of love and faith between a two-loving couple and their child.
The movie itself is OK, despite its exaggerating script, hehhe..
But i was shrugged by myself, as i realized the message it has: Faith.
Faith is something we, normal people, hold on to unconciously, for example to family values, to parents, to bestfriend, or to religion.
But the most intriguing message is that we can create Faith.
What matters is that we becomes reluctant to create faith toward anything because we are easily drifted by unsincerity or implicit intentions we confront in conducting our daily lives.
So, just as a reminder of what Faith is.. here i post some definitions of faith, copied from The American Heritage Dictionary. Hope it will help you to build faith again... :)
faith (n):
  1. Confident belief in the truth, value, or trustworthiness of a person, idea, or thing.
  2. Belief that does not rest on logical proof or material evidence. See Synonyms at belief, trust.
  3. Loyalty to a person or thing; allegiance: keeping faith with one's supporters.
  4. often Faith Christianity The theological virtue defined as secure belief in God and a trusting acceptance of God's will.
  5. The body of dogma of a religion: the Muslim faith.
  6. A set of principles or beliefs.

Wednesday, March 5, 2008

waiting for answer

19 February 2008. 15:04
waiting for confirmation from the Coordinating Minister of Economy.
some hours after: sorry, he regrets.

Sunday, February 10, 2008

How can I ask for more from a day such the one I had on the last Chinese New Year ?


How can I ask for more from a day such the one I had on the last Chinese New Year ?
I started the day quite late, checking emails, and got brunch directly.
I felt like watching movie with Ninit and Riska would be fun.
I just called them, and bizarrely they had thought the same thing.
So here we were in Plangi watching “P.S. I love you”
Very good movie, Ninit and I cried and laughed the whole movie, while Riska couldn’t shed a tear, hehehe
We took coffee after, chatting, laughing, smiling, even cursing hahahha
And in order to make the day even more perfect we drove to Monas, just to have a little walk.
Accompanied by “Say” from John Mayer and “3 Hari Tuk Selamanya” from Float we drove the night through the sophisticated Sudirman Ave and Thamrin Ave.
We took some pictures in Monas, and got home.
Just that….
The moments draws smile on our face even until now :)